WELCOME To MY bLOG !!!
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Inggris X. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Inggris X. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Juni 2011

Verbs

Verbs (kata kerja) adalah kata yang menunjukkan nama perbuatan yang dilakukan oleh subyek, namun mungkin juga untuk menunjukkan keadaan. Verbs biasanya menjadi Predikat dari suatu kalimat.


Contoh:

* Henry comes from London.
* My brother studies in America.
* She is very beautiful.
* They are diligent.

Macam-macam Kata Kerja 1. Finite Verb (Kata Kerja Biasa)

Ciri-ciri Kata Kerja Jenis ini adalah sebagai berikut:

* Bila dipakai dalam kalimat tanya dan negative perlu memakai kata kerja bantu do, does atau did.
* Bentuknya dapat berubah-ubah oleh tense.
* Biasanya mempunyai bentuk-bentuk:
* Infinitive
* Present Participle
* Gerund
* Past Tense
* Present Tense
* Past Participle

Contoh:

* Ms. Anne reads a novel. (Infinitive)
* Ms. Anne is reading a novel. (Present Participle)
* Does Ms. Anne read a novel?
* Ms. Anne read a novel. (Past Tense)
* Ms. Anne has read a novel. (Past Participle)

2. Auxiliary Verbs (Kata Kerja Bantu)

Yaitu kata kerja yang digunakan bersama-sama dengan kata kerja lain untuk menyatakan tindakan atau keadaan, atau berfungsi untuk melengkapi fungsi gramatikal.

Kata Kerja Auxiliary adalah:

* Is, am, are
* Was, were
* Do, does, did
* Has, have, had
* Can, could
* May, might
* Will, would
* Shall, should
* Must
* Ought to
* Had better
* Need, Dare (Dapat juga berfungsi sebagai Kata Kerja Biasa)

3. Linking Verbs (Kata Kerja Penghubung)

Yaitu kata kerja yang berfungsi menghubungkan antara subject dengan complement-nya. Kata yang dihubungkan dengan subject tersebut dinamakan subject complement. Jika kata Kerja Penghubung tersebut kita gantikan dengan be (am, is, are, was, dll.), maka maknanya tidak berubah.

Linking Verbs yang umum adalah:

* be (am, is, are, was, dll.)
* look
* stay
* appear
* become
* remain
* taste
* feel
* seem
* smell
* grow
* sound

Contoh:

* The actress is beautiful.
* Alex looks serious. (= Alex is serious).
* The cakes smell delicious (=the cakes are delicious).

4. Transitive Verbs (Kata Kerja Yang Membutuhkan Objek)

Yaitu kata kerja yang memerlukan object untuk menyempurnakan arti kalimat atau melengkapi makna kalimat.

Kata kerja Transitive diantaranya adalah: Drink, watch, read, fill, open, close, dll

Contoh:

* He watches the film. (Kalimat ini tidak akan lengkap, jika "the film" kita hilangkan. Orang lain akan bertanya-tanya - menonton apa?, maka watch (menonton) membutuhkan object agar makna kalimat tersebut dapat dipahami).
* The man cuts the tree.

5. Intransitive Verbs (Kata Kerja Yang Tidak Membutuhkan Objek)

Yaitu adalah kata kerja yang tidak memerlukan obyek, karena sudah dapat dipahami dengan sempurna makna kalimat tersebut.

Kata-kata kerja yang termasuk Intransitive verbs diantaranya adalah: Shine, come, sit, boil, sleep, fall, cry, dll.

Contoh:

* The baby cries.
* My mother is sleeping.
* The water boils.

Catatan:

* Ada juga beberapa kata kerja yang dapat berfungsi sebagai transitive maupun intransitive verbs.

Contoh:

* He drops his bottles. (transitif)
* The rain drops from the sky. (intransitif)
* The contestants still misunderstood then. (transitif)
* The contestants still misunderstood. (intransitif)
* They grow the rubber trees. (transitif)
* Rice grows in the fertile soil. (intransitif)

Ada beberapa verb intransitive yang memakai Objective Noun yang mempunyai satu kesatuan makna dengan kata kerjanya. Objeknya disebut Cognate Object.

Contoh:

* He played the fool. (Dia bermain gila-gilaan).
* He laughs a hard laugh. (Dia tertawa lebar).
* He slept a sound sleep. (Dia tidur nyenyak).
* He died a miserable death. (Dia mati melarat).

Ada beberapa verb transitive dan intransitive walaupun sudah mempunyai object tetapi artinya belum sempuma sebelum ditambah kata-kata lain.

Kata Kerja jenis ini diantaranya adalah: make, name, call, find, declare, suppose, consider, bring, give, appoint, seen, hear, dll.

Contoh:

* I will make you happy.
* I appoint him to be my assistant.

Ada juga kata kerja yang mempunyai pola sebagai berikut:

* Kata Kerja + Preposition + Object
* Kata Kerja + Preposition + Kata Kerja-ing

Contoh:

* We talked about the problem.
* She felt sorry for coming late.

Kata-kata kerja untuk pola kedua diantaranya adalah: succeed in, think about/of, dream of, dream about, approve of, look forward to, insist on, decide against, angry with, sorry for, thanks for, dll.

Ada juga Kata Kerja tertentu yang mempunyai pola sebagai berikut:

* Kata Kerja + Object + Preposition + Kata Kerja-ing

Contoh:

* They accused me of telling lies.
* Do you suspect the man of being a spy?
* I congratulated Bob on passing the exam.
* What prevented him from coming to the party?
* I thanked her for being so helpful.

6. Regular & Irregular Verbs

Regular Verb adalah kata kerja yang dapat berubah-ubah sesuai dengan bentuk tense; dan perubahan bentuk kata kerja itu secara teratur.

Contoh perubahan Kata Kerja jenis ini adalah:

* Call - called - called
* Admit - admitted - admitted
* Submit - submitted - submitted
* Invite - invited - invited

Irregular Verb adalah kata kerja yang mempunyai fungsi sama dengan regular verb, tetapi perubahan bentuk kata kerja ini secara tidak teratur.

Contoh perubahan kata kerja jenis ini adalah:

* Read - Read - Read
* Come - came - come
* Begin - began - begun
* Sleep - slept - slept
»»  READMORE...
Baca Selengkapnya - Verbs

Prepositions

Kata benda atau padan kata benda itu disebut objek :

* I put the book on the table. Saya menaruh buku di atas meja itu
* Kata on dalam kalimat tersebut ialah kata depan (preposisi).

A. Kata keterangan, ungkapan, atau anak kalimat kata benda yang dapat dipakai sebagai objek untuk preposisi.
1) Kata keterangan sebagai objek
Beberapa kata keterangan waktu atau tempat dapat dipakai sebagai objek untuk preposisi yang menunjukkan hubungan waktu atau tempat :
Contoh: He has studied hard from then till now. Ia telah belajar giat dari waktu itu sampai sekarang
2) Ungkapan sebagai objek
Ungkapan yang bersifat kata keterangan (yaitu ungkapan yang tidak berakhir dengan kata depan atau kata sambung) dapat dipakai sebagai objek untuk preposisi :
Contoh: She didn’t return till about a week afterwards. Ia tidak kembali sampai kira-kira seminggu kemudian
3) Anak kalimat kata benda (noun clause) sebagai objek
Noun clause (anak kalimat yang melakukan pekerjaan kata benda) dapat menjadi objek untuk preposisi dengan cara yang sama seperti kata benda dan kata ganti :
Contoh: My departure will depend upon whether I get leave or not. Keberangkatanku akan tergantung pada apakah aku mendapat izin cuti atau tidak
B. Bentuk preposisi
1) Simple preposition (preposisi tunggal)
after (sesudah), at (di, pada), by (oleh, pada, dengan, di dekat), for (untuk, selama, bagi, karena), from (dari), of (dari, tentang, karena), over (di atas), on (di atas, pada), in (di, di dalam), through (melalui), to (ke, kepada), off (lepas dari, jauh), till/until (sampai, hingga), under (di bawah), up (ke atas, ke), with (dengan, pada) dan sebagainya.
2) Double preposition (preposisi ganda)
Preposisi ganda dipakai bilamana preposisi tunggal tidak cukup untuk menyatakan pengertian.
into (ke dalam), onto (di atas), from under (dari bawah), from among (dari antara), from off (lepas dari), from within (dari dalam), over against (bersandar di/kepada), dan sebagainya.
3) Compound preposition (preposisi gabungan)
Ini dibentuk dari noun, adjective atau adverb yang digabungkan dengan preposisi “be”(= by) atau “a” (=on)
across (on cross = di seberang), long (sepanjang), amidst (on middle = di tengah-tengah), behind (di belakang), about (di sekitar, tentang), above (di atas), before (di muka), amongst (di antara lebih dari dua), below (di bawah), beneath (di bawah), beside (di sebelah, di samping), besides (selain), between (di antara dua), beyond (di luar), but (kecuali), within (dalam), without (tanpa).
4) Participal preposition (preposisi partisip)

* pending = seraya menantikan
* during = selama, pada waktu
* notwithstanding = meskipun
* past = lewat
* except = kecuali
* save = kecuali
* considering = mengingat
* touching = concerning = regarding = mengenai
* owing to = karena

5) Phrase preposition (preposisi phrase)
Dua atau lebih kata yang biasanya disusun dalam rangkaian kata dan yang berakhir dengan preposisi tunggal boleh disebut phrase preposition.

* because of = disebabkan oleh, karena
* by means of = dengan memakai
* by reason of = karena, berhubungan dengan
* for the purpose of = dengan maksud
* for the sake of = demi
* in consequence of = karena
* in lieu of = sebagai pengganti
* in place of = sebagai pengganti
* in point of = tentang
* in behalf of = untuk kepentingan
* in the event of = kalau (sekiranya), dalam hal, bila
* in the place of = sebagai pengganti
* in view of = karena, mengingat
* in front of = di muka
* in opposition to = berlawanan dengan
* in spite of = meskipun
* instead of = sebagai pengganti, daripada
* on account of = karena
* on behalf of = atas nama
* on the score of = karena
* upon the subject of = tentang
* with a view to = dengan maksud untuk
* with reference to = berkenaan dengan
* with regard to = berkenaan dengan, mengenai
* with relation to = berkenaan dengan
* with respect to = berkenaan dengan, mengenai
* with the pupose of = dengan maksud

5) Disquised preposition (preposisi tersembunyi)
He has gone a-hunting. Ia telah pergi berburu
C. Pemakaian preposisi
1) Perbedaan pemakaian khusus preposisi yang sering membingungkan
At, in (place = tempat)
In biasanya dipakai di depan nama negeri dan kota besar, atau didepan nama tempat di mana seseorang pada waktu berbicara. Sedangkan at dipakai di depan nama kota kecil dan desa, atau pada waktu membicarakan suatu tempat yang jauh.

* I passed my holidays at Puncak. Aku melewatkan hari-hari liburku di Puncak
* He lives in London. Ia tinggal di London

At, in, on (time = waktu)
At dipakai dengan waktu yang tepat, misalnya at two o’clock, at dawn, at noon, at sunset, at midnight dan sebagainya. In dipakai dengan suatu bagian waktu, misalnya in the morning, in June, in summer, in 1997, in the year 1997 dan sebagainya. On dipakai dengan nama hari atau tanggal, misalnya on Saturday, on August 10, on New Year’s Day, dan sebagainya.

* I usually get up at six o’clock. Saya biasanya bangun pada pukul enam
* He takes a walk in the afternoon. Ia berjalan-jalan pada sore hari
* The ship will arrive on Monday. Kapal itu akan tiba pada hari senin

At, for (price = harga)
At dipakai jika jumlah uang yang sebenarnya tidak diberikan. Sedangkan for dipakai jika jumlah uang yang sebenarnya disebutkan.

* I can not buy the goods at such a high price. Saya tak dapat membeli barang itu dengan harga yang begitu tinggi
* He bought a book for ten dollars. Ia membeli buku dengan harga sepuluh dolar

Beside, besides
Beside berarti disamping, disebelah. Sedangkan besides berarti di samping itu, selain.

* He came and sat beside me. Ia datang dan duduk di sebelah saya
* We study German besides English. Kami mempelajari bahasa Jerman selain Inggris

Between, among
Between dipakai untuk diantara dua orang, sedangkan among lebih dari dua

* I sat between the two of them. Saya duduk diantara mereka berdua
* Devide the apple among you three. Bagilah buah apel itu diantara kalian bertiga

By, with

1. when we USE something TO DO something: I paint the wall with brush
2. When we JOIN someone TO DO something: Jimmy goes to school with his sister
3. We may also use “with” to meand “against”: I quarrelled with my best friend.

By berhubungan dengan pelaku, sedangkan with dengan alat yang dipakai

* This book was written by me. Buku ini kutulis
* This letter was written with a fountain pen. Surat ini ditulis dengan sebuah pena

By, before, since
Semua ini dipakai untuk suatu batas tertentu.

* You must be back by five o’clock. Anda harus kembali menjelang pukul lima
* She didn’t get back before five o’clock. Ia tidak kembali sebelum pukul lima
* She has been here since five o’clock. Ia berada disini sejak pukul lima

In, after

* I will finish it in three hours. Saya akan menyelesaikannya dalam waktu tiga jam
* He died after a few days. Setelah beberapa hari ia meninggal

In, into

* She spent all the afternoon in her room. Ia melewatkan waktu sepanjang sore di dalam kamarnya
* She came into the room and sat down. Ia masuk kedalam kamar dan duduk

To, at
To dipakai untuk menyatakan gerak dari satu tempat ke tempat lain, sedangkan at dipakai untuk menunjukkan posisi atau ketidakadaan gerak.

* We come to school every morning. Kami datang ke sekolah tiap pagi
* Somebody is standing at the door. Seseorang sedang berdiri di pintu itu

To, till
To dipakai dengan jarak dan till dengan waktu.

* We walked to the the tennis court and back. Kami berjalan ke lapangan tenis dan kembali
* I shall stay here till next week. Saya akan tinggal disini sampai minggu depan

2) Perbedaan pemakaian umum preposisi menurut apa yang dinyatakan
Sebab atau alasan dinyatakan oleh of, from, through, for, because of, in consequence of atau owing to.
Contoh:

* He died of cancer. Ia mati karena kanker
* He almost died from fatigue. Ia hampir mati karena keletihan
* She couldn’t speak for grief. Ia tak dapat berbicara karena kesedihan
* Owing to bad health, be couldn’t work. Karena kesehatan buruk, ia tidak dapat bekerja

Akibat dinyatakan oleh preposisi to.
Contoh:

* To our surprise, he wasn’t successful. Mengherankan bagi kita, ia tidak berhasil
* The king has engaged in war to his ruin. Raja itu telah berperang sehingga mengakibatkan kejatuhannya

Kepunyaan dinyatakan oleh preposisi of, kecuali kalau akhiran kasus genetif dipakai untuk
maksud ini.
Contoh: The house of my uncle is very big. Rumah paman saya sangat besar
Pertukaran, atau fakta satu benda/makhluk yang disalahkirakan/dikira benda/makhluk yang lain, dinyatakan oleh for.
Contoh: She gave me two dollars for that book. Ia memberi kepadaku dua dolar sebagai pengganti buku itu
Subtitusi/pengganti dinyatakan oleh ungkapan yang berpreposisi instead of, in lieu of, in the place of, dan kadang-kadang oleh preposisi for.
Contoh: You had better work instead of idling away your time. Lebih baik anda bekerja daripada membuang-buang waktu anda
Pronouns are words used instead of nouns. Kata ganti adalah kata yang dipakai sebagai pengganti kata benda
Pertentangan atau perlawanan dinyatakan oleh with atau against, sedangkan tindakan setuju dinyatakan oleh for.
Contoh:

* He was deeply offended with me. Ia sangat marah terhadapku
* I did it against my better judgment. Kulakukan itu bertentangan dengan pertimbanganku yang lebih baik
* They acted for the public interest. Mereka berbuat demi kepentingan umum

Perbedaan atau kontras dinyatakan oleh with, for, after, notwithstanding, dan kadang-kadang oleh ungkapan seperti in spite of.
Contoh:

* With all his weight he isn’t a strong man. Walaupun ia begitu berat ia bukanlah orang kuat
* He is a good man, for all that. Sekalipun begitu ia adalah orang baik
* After all his labour, he has failed. Meskipun ia bekerja sekeras-kerasnya, ia masih tetap gagal

Penyesuaian atau persesuaian dinyatakan oleh after atau to.
Contoh:

* He’s a man after my own heart. Ia seorang laki-laki yang cocok dengan perasaan hatiku
* This coffee is quite to my taste. Kopi ini cocok benar dengan seleraku

Kekecualian dinyatakan oleh except, but, save.
Contoh:

* All failed except him. Kecuali dia semuanya gagal
* All but you three may go. Semua boleh pergi kecuali kau bertiga
* All save one were successful. Semua berhasil kecuali seorang

Gambaran aposisi dinyatakan oleh of.
Contoh:

* The city of Jakarta. Kota Jakarta
* The island of Bali. Pulau Bali

Material, isi dan sifat dinyatakan oleh preposisi of.
Contoh:

* Tables are usually made of wood. Meja biasanya dibuat dari kayu
* He drinks a cup of coffe every morning. Ia minum secangkir kopi tiap pagi
* He is a man of good character. Ia seorang yang berwatak baik

Penilaian sesuatu atau suku (bunga) dinyatakan oleh preposisi at.
Contoh:

* This must be done at any rate. Bagaimanapun juga hal ini harus dilakukan
* He lends out money at three per cent. Ia meminjamkan uang dengan bungan tiga persen

Takaran atau ukuran dinyatakan oleh preposisi by.
Contoh: Don’t judge of a man by his words or by his looks. Jangan menilai orang menurut kata-katanya atau rupanya
Batas atau taraf dinyatakan oleh preposisi to atau up to.
Contoh:

* He paid his debts to the last cent. Ia membayar hutangnya sampai lunas sama sekali
* He remained faithful to the last. Ia tetap setia sampai saat terakhir

Pokok persoalan, perihal dinyatakan oleh of, on, about, concerning, as to, regarding, in regard to, with regard to, in respect to.
Contoh:

* This is a book about proverbs. Inilah buku tentang peribahasa
* I have no preference as to color. Tentang warna bagiku tak menjadi soal
* I have something to say in respect to our business. Ada sesuatu yang hendak kukatakan tentang bisnis kita

Kesimpulan, alasan (motive), dan sumber dinyatakan oleh preposisi from.
Contoh:

* From what I have seen of him, he seems to be a good man. Menurut pengamatan saya terhadapnya, rupanya ia seorang yang baik
* He did it from ignorance. Ia melakukannya karena ketidaktahuan
* He is sprung from a noble ancestry. Ia berasal dari keturunan bangsawan

Arah atau tujuan dinyatakan oleh preposisi at, on, upon, for dan to.
Contoh:

* The troops marched on the town. Pasukan itu berbaris menuju kota
* He aimed his gun at the wild boar. Ia membidikkan senapannya kepada babi hutan itu

Penunjukkan kepada maksud, pokok atau hal khusus tertentu dinyatakan oleh of dan in, dan preposisi ini biasanya didahului oleh kata sifat tertentu.
Contoh:

* He’s free of responsibility. Ia bebas dari tanggung jawab
* He’s honest in word and deed. Ia jujur dalam ucapan dan perbuatan

Perimbangan dinyatakan oleh to, dan perbandingan dinyatakan oleh than.
Contoh:

* I will bet you five to one on his success. Saya berani bertaruh lima lawan satu atas keberhasilannya
* He did nothing else than laugh. Selain tertawa ia tidak melakukan sesuatu hal yang lain

Pekerjaan atau jabatan dinyatakan oleh at, in atau about.
Contoh:

* He is at his old tricks again. Ia mulai lagi dengan tipu muslihatnya seperti dulu
* He engaged himself in business. Ia melakukan usaha dagang
* You may go about your business. Kamu boleh melakukan pekerjaan sendiri

Pengangkatan sumpah dinyatakan oleh preposisi by.
Contoh: I swear by the name of God. Saya bersumpah demi nama Tuhan
Persiapan untuk menghadapi peristiwa tertentu yang akan segera datang dinyatakan oleh against.
Contoh: Get all the men together against the arrival of the chief. Panggillah semua anak buah bersama-sama untuk menyambut kedatangan sang kepala
Penyebutan sebagian tertentu seperti ternyata dari keseluruhan dinyatakan oleh of.
Contoh: Many of the wounded did not recover. Banyak diantara para orang yang luka tidak sembuh
Pembedaan orang atau benda yang satu dari yang lain, dinyatakan dengan from.
Contoh: He can tell apples from peaches. Ia dapat membedakan buah apel dari buah persik
Pemisahan atau kenyataan bahwa benda yang satu berada di luar atau terlepas dari yang lain, dinyatakan kadang-kadang oleh from, of atau off dan kadang-kadang oleh out of.
Contoh:

* He’s away from home. Ia berada jauh dari rumah
* He was within an inch of being killed by a random shot. Ia hampir saja terbunuh oleh tembakan yang membabi buta
* We are off duty today, but shall on duty again tomorrow. Hari ini kami bebas tugas, tetapi besok akan bertugas lagi

Keunggulan dinyatakan oleh above dan sifat yang rendah atau ketidakpatuhan dinyatakan oleh beneath.
Contoh:

* He is above suspicion. Ia bebas dari kerugian
* His conduct is beneath contempt. Kelakuannya terlalu hina

Wibawa atau kekuasaan dinyatakan oleh over dan penaklukan atau keadaan di bawah kekuasaan atau pengaruh dinyatakan oleh under.
Contoh:

* Since you have been placed over me, I must obey. Sejak kedudukan anda berada di atas saya, saya harus patuh
* She is quite under your thumb. Ia betul-betul di bawah kekuasaan anda
»»  READMORE...
Baca Selengkapnya - Prepositions

Pelajaran Bahasa Inggris (Adjective/kata sifat)

Adjectives are used to describe nouns. They give more details or information about the nouns they are associated with.

A: Tell me about your boyfriendB: Well, he is tall, dark, and handsome. A: Sounds like mine.

Adjectives can be used to answer the questions “What kind (of) ?” or “Which one?”

A: Hi. I’m calling about the car you’re selling?B: It’s a great car. (It’s) in excellent condition. A: What kind of seats does it have? B: They’re very comfortable seats, (soft, plush, just like a sofa.) A: Uh. I think I’ll sleep on it. A: Hand me a book. B: Which one do you want? A: The red book. The red one. Adjectives come before the nouns they modify (not after).

Three happy hippies lived in the Heartquake Hotel.WRONG: Three hippies happy lived in the Heartquake Hotel.

Adjectives can also be used with linking verbs to describe the subject of a sentence.
When used in this manner, the adjective(s) come after the linking verb.

My mother is tall and slender.WRONG: My mother tall and slender. (No linking verb.)

Seem, become, appear, and verbs of perceptioncan also be used as linking verbs. Note how they are used with adjectives in the following. Can you identify the linking verbs and the adjectives?

The journey seemed long. (It appeared strenuous and boring.)You smell nice today. What kind of cologne are you wearing? A: What do you want to do this weekend? Bowling? Shopping? A movie? B: Bowling sounds good. CAUTION/BE CAREFUL: Tom looked greedy. (He appeared to be a greedy person.) The adjective greedy is used to describe Tom. Tom looked greedily at the pie on the table. (He saw it and wanted it for himself.) The adverb greedily is used to describe Tom’s action.

Adjectives are the same for all nouns. They do not change for plurals.

*
Not: three “tireds” tigers
Example: Three tired tigers tried to tie a triangular tie.
»»  READMORE...
Baca Selengkapnya - Pelajaran Bahasa Inggris (Adjective/kata sifat)

NOUNS atau Kata Benda

Kata benda atau dalam bahasa inggris disebut NOUNS adalah semua kata yang menunjukkan benda. Mengapa sih belajar bahasa inggris harus tahu kata benda segala? tidak langsung saja belajar berbicara, menulis atau bercakap-cakap?. Ya, sebenarnya langsung praktek juga bisa, namun dengan mengerti istilah-istilahnya, dengan mengerti bagaimana komponen tata bahasa digunakan maka bahasa inggris anda akan bertambah baik, bahkan untuk mengembangkan ketrampilan bahasa inggris secara mandiri pun akan terasa jauh lebih mudah jika anda menguasai hal ini. Belajar bahasa inggris dimanapun dan dengan siapapun atau membaca buku pelajaran bahasa inggris apapun akan terasa mudah bagi Anda nanti. Percayalah pada saya, karena saya telah mengalaminya.
Nanti akan terasa di pelajaran bahasa inggris yang lebih advance, ketika saya bilang NOUNS sebagai SUBJECT maka anda sebaiknya sudah punya gambaran apa itu NOUNS. Jelas, ini akan mempermudah dan mempercepat proses belajar bahasa inggris anda di level selanjutnya bukan?
Ok, NOUNS dalam garis besar terdiri dari 2 bagian:
Yang pertama bahasa inggrisnya CONCRETE NOUNS, atau dalam bahasa indonesia disebut kata benda konkret, maksudnya adalah benda-benda yang dapat dilihat, dapat diraba. Contohnya: meja (table), kursi (chair), phone, computer, dan sebagainya.
Yang kedua adalah ABSTRACT NOUNS atau kata benda abstrak. Yaitu kata benda juga, namun tidak bisa diraba dan dilihat alias tak berwujud. Contohnya: freedom (kemerdekaan, kebebasan), happiness (kebahagiaan), education (pendidikan), competition (persaingan), action (tindakan), dan sebagainya. Tentu saja, bukan hanya dalam bahasa inggris ada kata benda abstrak tetapi juga dalam bahasa Indonesia, mungkin kita jarang mempelajarinya. Dengan pengetahuan ini, nanti kita akan bisa membuat suatu kalimat dengan subject abstract noun seperti: Action speaks louder than words.
Nah, bagaimana kalau “angin” ? termasuk yang mana ? Concrete atau Abstract Nouns?

Kita kembali pada CONCRETE NOUNS.
Concrete Nouns dalam bahasa inggris ini masih dipecah-pecah lagi menjadi 4 bagian. Yaitu: Proper Nouns, Common Nouns, Material Nouns, dan Collective Nouns. Istilahnya semua masih dalam bahasa inggris. Akan saya terangkan satu per satu di bawah ini.
Poper Nouns adalah kata benda tentang nama tertentu, dan diawali dengan huruf besar, seperti nama orang, nama kota, nama negara, universitas, nama gedung, nama toko, nama perusahaan, dan sebagainya. Contohnya: Joko, Mufli, John Lennon, Tokyo, Grand Hyatt, White House.
Common Nouns, atau kata benda umum yaitu kata benda yang sangat umum, seperti: football (sepak bola), student (pelajar, murid), village (desa), dan sebagainya.
Material Nouns, atau kata benda material, yaitu tentang kata benda yang berasal dari sumber alam atau merupakan materi lainnya, seperti gold (emas), silver (perak), plant (tanaman), iron (besi), dan sebagainya.
Yang terakhir Collective Nouns atau kata benda kolektif. Tentu saja artinya kata benda yang mengandung arti kumpulan, koleksi atau yang mengandung arti majemuk. Contohnya: committee (komite, panitia), group (kelompok orang), class (kelompok murid atau siswa), audience (hadirin, penonton, majelis).
Itulah macam-macam kata benda konkret atau bahasa inggrisnya CONCRETE NOUNS. Tak harus Anda hafalkan kok, tetapi sekali baca anda hendaklah punya gambaran yang jelas, dan percayalah walau kita belajar bahasa inggris secara bertele-tele seperti ini, nanti bahasa inggris anda akan sangat mantap, kecuali kalau anda tidak sabaran dan melahap semua pelajaran bahasa inggris sekaligus kemudian hanya bisa sedikit-sedikit. Jika hanya bisa sedikit sedikit bahasa inggris ini, maka biasanya manfaatnya sangat-sangat kurang.

Sekarang kita kembali pada ABSTRACT NOUNS atau Kata benda abstrak (yang tak dapat dilihat dan diraba).
Baik dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris, kata benda abstrak ini bisa dibentuk dari kata kerja. Misalnya : bertindak (menjadi tindakan), menghayal (menjadi hayalan), belajar (menjadi pelajaran), dan sebagainya. Demikian pula dalam bahasa inggris. Nah, dalam bahasa inggris anda harus menghafalnya, itulah yang sangat mudah!, hehe..
Mengapa saya bilang “itulah yang mudah”? loh, buat apa bilang “itulah yang susah!”, toh cuma bilang saja apa susahnya kita bilang mudah, nanti jadi mudah beneran. Itulah kunci belajar bahasa inggris, jangan bilang bahasa inggis itu susah, nanti jadi susah betulan hoi!. Toh untuk bilang mudah atau susah kan sama saja waktu dan energi yang kita keluarkan, dan untuk bilang susah atau mudah juga gratis saja, namun efeknya jauh berbeda, kalau dibilang sulit nanti akan membuat kita malas dan tak bisa bahasa inggris, kalau dibilang mudah nanti akan membuat kita bersemangat dan pada akhirnya lebih mudah untuk bisa betulan bahasa inggris. Kalau begitu, bilang saja “bahasa inggris itu sangat mudah”. Setuju ya?
Ok, kata benda abstrak yang berasal dari kata kerja dalam bahasa inggris mempunyai ciri-ciri.
Contoh kata kerja yang menjadi kata benda abstract yang ditambahi akhiran -ion, -tion, -ation misalnya: inform (menjadi information), imagine (menjadi imagination), explain (menjadi explanation). Memang, rumusnya tak ada yang pasti, karena itulah saya bilang anda harus menghafal. Jika anda sering memakainya dalam ucapan atau tulisan atau sering dipraktekkan maka tentu saja bahasa inggris ini akan nempel. Sama saja dengan bahasa indonesia bukan? misalnya terbang menjadi penerbangan, meniru menjadi tiruan, dan sebagainya.
Ada juga yang diakhir dengan -ment. Contohnya: agree (menjadi aggreement), pay (menjadi payment), move (menjadi movement) dan sebagainya.
Ada yang diakhiri dengan -ence atau -ance seperti assist (menjadi assistance), differ (menjadi difference), enter (menjadi enterance), dan sebagainya.
Masih banyak sekali akhiran-akhiran lain, seperti -s, -se-, -cy dan sebagainya. Saran saya anda membeli buku Tata Bahasa Inggris atau English Grammar, biasanya di buku Tata Bahasa Inggris yang lengkap terdapat tabel tentang abstract nouns ini.
Bisa juga kata benda abstrak berasal dari kata sifat. Misalnya safe (menjadi safety), real (menjadi reality), happy (menjadi happiness), important (menjadi importance), beautiful (menjadi beauty), hungry (malah menjadi hunger), memang membingungkan keculai anda sering menggunakan kata-kata ini dalam praktek bahasa inggris.

Penggunaan Kata Benda Dalam Kalimat
Ingat, pelajran yang lalu tentang berbedaan kata dan kalimat ya?. Nah, jika Anda memang belajar bahasa inggris secara bertahap, maka adalah benar jika anda menguasai pelajaran sebelumnya maka pelajaran yang lebih advance setelahnya akan mudah anda mengerti, sebaliknya jika anda tidak belajar bahasa inggris secara sistematis maka akan pusing sendiri, dan karena itulah kebanyak orang tak bisa bahasa inggris dengan baik. Wah kena deh sebagian orang ya, hehehe…
Ok, Kata bisa merupakan kata gabung (gabungan beberapa kata) dan dalam bahasa inggris harus dibalik karena menganut sistem MD (Menerangkan Diterangkan). Tapi kalau kalimat tidak boleh dibalik loh ya, ingat lagi pelajaran tentang Perbedaan Kata dan Kalimat please.
Di dalam kalimat, kata benda selalu berada di beberapa posisi, yaitu sebagai SUBJECT atau sebagai OBJECT atau object dari kata keterangan, atau object pelengkap. Ingat rumua kalimat selalu ada SUBJECT, PREDIKAT dan OBJEK/KETERANGAN. predikat bisa kata kerja, kata kerja bantu.
Contohnya:
Joko watches TV (Joko nonton TV).
Anda lihat, Joko dan TV adalah kata benda. Perhatikan susunannya tidak dibalik, karena kalimat. Ini yang bikin bingung banyak orang. Makanya saya jelaskan ulang-ulang.
Sekarang anda lihat contoh Kalimat dengan kata gabung:
Joko watches new TV (Joko nonton TV baru), maksudnya TV nya yang baru.
Anda lihat: Joko adalah Subject. watches (nonton) adalah Predikat. Sedangkan new TV adalah Objek kalimat tersebut. Perhatikan new TV dibalik, bukan TV new.
Berikut ini contoh kata benda abstract dalam kalimat:
Education is very important (pendidikan sangat penting).
Action speaks louder then words (Tindakan berbicara lebih keras dari kata-kata).
»»  READMORE...
Baca Selengkapnya - NOUNS atau Kata Benda

Modals

Semua auxiliary verbs "kecuali be, do dan have" disebut modals. Tidak seperti auxiliary verbs lainnya, modals juga berfungsi sebagai kata kerja Bantu dan tidak dapat berdiri sendiri. Perhatikan contoh-contoh Modals di bawah ini beserta fungsi dari Modals melalui contoh kalimat yang diberika


Can

* They can control their own budgets. (kemampuan/kemungkinan)
* Can I smoke here? (Minta Izin)
* Can you help me? (Permintaan)

Could

* Could I borrow your dictionary? (Minta Izin)
* Could you say it again more slowly? (Permintaan)
* We could try to fix it ourselves. (Saran)
* I think we could have another Gulf War. (Kemungkinan)
* He gave up his old job so he could work for us. (Kemampuan)

May

* May I have another cup of coffee? (Minta Izin)
* China may become a major economic power. (Kemungkinan)

Might

* They might give us a 10% discount. (Kemungkinan)

Must

* We must say good-bye now. (Keharusan)
* They mustn't disrupt the work more than necessary. (Larangan)

Ought to

* We ought to employ a professional writer. (Menyarankan)

Shall

(jarang dipakai di Amerika)

* Shall I help you with your luggage? (Menawarkan)
* Shall we say 2.30 then? (Menyarankan)
* Shall I do that or will you? (Meminta)

Should

* We should sort out this problem at once. (Menyarankan)
* I think we should check everything again. (Merekomendasikan)
* Profits should increase next year. (Prediksi tak tentu)

Will

* I can't see any taxis so I'll walk. (Keputusan Spontan)
* I'll do that for you if you like. (Menawarkan)
* I'll get back to you first thing on Monday. (Janji)
* Profits will increase next year. (Prediksi tak tentu)

Would

* Would you mind if I brought a colleague with me? (Minta Izin)
* Would you pass the salt please? (Permintaan)
* Would you mind waiting a moment? (Permintaan)
* "Would three o'clock suit you?" - "That'd be fine." (Mengatur)
* Would you like to play golf this Friday? (Mengundang)
* "Would you prefer tea or coffee?" - "I'd like tea please." (Merujuk)

Modal auxiliary verbs selalu diikuti oleh bentuk kata kerja pertama.
»»  READMORE...
Baca Selengkapnya - Modals

Sabtu, 28 Mei 2011

Pengertian ACTIVE AND PASSIVE VOICE

ACTIVE AND PASSIVE VOICE
Kalimat Aktif dan Kalimat Pasif
Kata kerja transitif mempunyai dua voice (ragam gramatikal), aktif dan pasif.
1) Bentuk aktif adalah orang, binatang, atau benda yang ditunjukkan oleh subjek dikatakan melakukan sesuatu pada yang lain.
Contoh: Karim killed a tiger. Karim membunuh seekor harimau
2) Bentuk pasif adalah orang, binatang atau benda dikatakan menderita sesuatu dari sesuatu yang lain.
Contoh: A tiger was killed by Karim. Seekor harimau dibunuh oleh Karim
Bentuk pasif :
To Be + Past Participle
Aturan-aturan :
a) Kata kerja transitif tidak digunakan dalam bentuk pasif, kecuali kalau kata kerja itu menggunakan cognate object dalam bentuk aktif.
Aktif : She sang a fine song. Ia menyanyikan sebuah nyanyian yang merdu
Pasif : A fine song was sung by her. Sebuah nyanyian yang merdu dinyanyikan olehnya
b) Bilamana kalimat diubah dari bentuk aktif ke pasif, objek untuk kata kerja aktif menjadi subjek untuk kalimat kerja pasif.
objek untuk kata kerja aktif :
Aktif: Linda can make tarts. Linda dapat membuat kue tart
Subjek untuk kata kerja pasif :
Pasif: Tarts can be made by Linda
c) Retained object (objek yang tetap dipakai/dipertahankan dalam pasif)
Dua buah objek dalam kalimat aktif, ketika diubah menjadi kalimat pasif, masih tetap ada sebuah objek dipertahankan, objek ini dinamakan retained object. Objek ini mungkin objek tak langsung dari kata kerja aktif atau objek langsung dari kata kerja aktif.
Objek tak langsung dari kata kerja aktif
Kata Kerja aktif Kata kerja pasif
We gave him a prize A prize was given him by us
Objek langsung dari kata kerja aktif
Kata Kerja aktif Kata kerja pasif
We gave him a prize He was given a prize by us
Berikut contoh-contoh kalimat aktif yang dirubah menjadi kalimat pasif dalam bentuk tenses :
1) Simple present
Aktif
John bites Mary
John doesn’t bite Mary
Does John bite Mary?
What does John do?
Who bites Mary?
Who does John bite?

Pasif
Mary is bitten by John
Mary isn’t bitten by John
Is Mary bitten by John?
what is done by John?
Who is Mary bitten by?
Who is bitten by John?
2) Simple continuous
Aktif
John is biting Mary
John isn’t biting Mary
Is John biting Mary?
What is John doing?

Who is biting Mary?

Who is John biting?



Pasif

Mary is being bitten by John

Mary isn’t being bitten by John

Is Mary being bitten by John?

What is being done by John?

Who is Mary being bitten by?

Who is being bitten by John?

3) Present perfect

Aktif

John has bitten Mary

John hasn’t bitten Mary

Has John bitten Mary?

What has John done?

Who has bitten Mary?

Who has John bitten?



Pasif

Mary has been bitten by John

Mary hasn’t been bitten by John

Has Mary been bitten by John?

What has been done by John?

Who has Mary been bitten by?

Who has been bitten by John?

4) Present perfect continuous

Aktif

John has been biting Mary

John hasn’t been biting Mary

Has John been biting Mary?

What has John been doing?

Who has been biting Mary?

Who has John been biting?



Pasif

Mary has been being bitten by John

Mary hasn’t been being bitten by John

Has Mary been being bitten by John?

What has been being done by John?

Who has Mary been being bitten by?

Who has been being bitten by John?

5) Simple past

Aktif

John bit Mary

John didn’t bite Mary

Did John bite Mary?

What did John do?

Who bit Mary?

Who did John bite?


Pasif

Mary was bitten by John

Mary wasn’t bitten by John

Was Mary bitten by John?

What was done by John?

Who was Mary bitten by?

Who was bitten by John?

6) Past continuous

Aktif

John was biting Mary

John wasn’t biting Mary

Was John biting Mary?

What was John doing?

Who was biting Mary?

Who was John biting?



Pasif

Mary was being bitten by John

Mary wasn’t being bitten by John

Was Mary being bitten by John?

What was being done by John?

Who was Mary being bitten by?

Who was being bitten by John?

7) Past perfect

Aktif

John had bitten Mary

John hadn’t bitten Mary

Had John bitten Mary?

What had John done?

Who had bitten Mary?

Who had John bitten?



Pasif

Mary had been bitten by John

Mary hadn’t been bitten by John

Had Mary been bitten by John?

What had been done by John?

Who had Mary been bitten by?

Who had been bitten by John?

8) Past perfect continuous

Aktif

John had been biting Mary

John hadn’t been biting Mary

Had John been biting Mary?

What had John been doing?

Who had been biting Mary?

Who had John been biting?



Pasif

Mary had been being bitten by John

Mary hadn’t been being bitten by John

Had Mary been being bitten by John?

What had been being done by John?

Who had Mary been being bitten by?

Who had been being bitten by John?

9) Future

Aktif

John will bite Mary

John won’t bite Mary

Will John bite Mary?

What will John do?

Who will bite Mary?

Who will John bite?



Pasif

Mary will be bitten by John

Mary won’t be bitten by John

Will Mary be bitten by John?

What will be done by John?

Who will Mary be bitten by?

Who will be bitten by John?

10) Future continuous

Aktif

John will be biting Mary

John won’t be biting Mary

Will John be biting Mary?

What will John be doing?

Who will be biting Mary?

Who will John be biting?



Pasif

Mary will be being bitten by John

Mary won’t be being bitten by John

Will Mary be being bitten by John?

What will be being done by John?

Who will Mary be being bitten by?

Who will be being bitten by John?

11) Future perfect

Aktif

John will have bitten Mary

John won’t have bitten Mary

Will John have bitten Mary?

What will John have done?

Who will have bitten Mary?

Who will John have bitten?



Pasif

Mary will have been bitten by John

Mary won’t have been bitten by John

Will Mary have been bitten by John?

What will have been done by John?

Who will Mary have been bitten by?

Who will have been bitten by John?

12) Future perfect continuous

Aktif

John will have been biting Mary

John won’t have been biting Mary

Will John have been biting Mary?

What will John have been doing?

Who will have been biting Mary?

Who will John have been biting?



Pasif

Mary will have been being bitten by John

Mary won’t have been being bitten by John

Will Mary have been being bitten by John?

What will have been being done by John?

Who will Mary have been being bitten by?

Who will have been being bitten by John?

Kata-kata kerja transitif kadang-kadang mempunyai arti pasif walaupun bentuk kalimatnya adalah aktif :

a) Dengan komplemen

Sugar tastes sweet (pasif: sugar is sweet when it is tasted). Gula manis rasanya (gula manis bila

dirasakan)

b) Tanpa komplemen

The books is printing (pasif: the book is being printed). Buku itu sedang dicetak

The cows are milking (pasif: the cows are being milked). Sapi-sapi itu sedang diperah

Kesimpulan :

TENSES


ACTIVE


PASSIVE

Simple Present

Present Continuous

Present Perfect

Past Tense

Past Continuous

Simple Future

Be going to

Past perfect

Future perfect


Mary

Mary

Mary

Mary

Mary

Mary

Mary Mary

Mary


Helps

is helping

has helped

helped

was helping

will help

is going to help

had helped

will have helped


John

John

John

John

John

John

John

John

John


John

John

John

John

John

John

John

John

John


is helped

is being helped

has been helped

was helped

was being helped

will be helped

is going to be helped

had been helped

will have been helped


by Mary

by Mary

by Mary

by Mary

by Mary

by Mary

by Mary

by Mary

by Mary
»»  READMORE...
Baca Selengkapnya - Pengertian ACTIVE AND PASSIVE VOICE